Tulisan pertamaku tahun ini. Patah-patah kutulis sembari kupandangi kemacetan Jakarta yang pelan-pelan terurai. Tapi tidak dengan isi kepalaku. Maka aku menulis sebagai upayaku mengurai kemacetan di dalam sana. Harapanku memadamkan riuh yang kutabuh sendiri. Hari ini rasanya panjang sekali. Lelah dan lungkrah. Badanku seperti ditinju bertubi-tubi dan pikiranku penuh distraksi sedangkan ragaku terus kesana kemari. Jam sepuluh malam dan aku masih berpakaian seperti tadi pagi... aku menyerah. Aku gagal mengurainya malam ini.
