Berhanyut-hanyut perasaanku.Jatuh tergelincir.Luruh mencair.Seolah ada yang bergelayut.Berat membelenggu, menyiksaku.Enggan kulepas.Lalu kubiarkan mengikisku.Membentuk aku.Selamat tahun baru.. Berhanyut-hanyut perasaanku.Jatuh tergelincir.Luruh mencair.Seolah ada yang bergelayut.Berat membelenggu, menyiksaku.Enggan kulepas.Lalu kubiarkan mengikisku.Membentuk aku.Selamat tahun baru.. ...
Bagi seseorang yang selalu menemukan diksi untuk mengejawantahkan isi kepala, kali ini aku kehilangan kata-kata. Tidak hanya hari ini. Kemarin dan selumbari pun kalutku tak mampu lagi menjelma sekumpulan frasa. Segalanya berputar-putar berhenti di kepala, lalu *poof*, hilang begitu saja. Ingatanku menjadi semakin pendek. Seharusnya, sebagaimana yang sudah-sudah, semua yang hilang di kepala setidaknya tersimpan dalam tulisan. Tapi ternyata tidak kali ini... Bagi...
Bidak
3:18 PM / BY Haybey
Empat hari tersisa sebelum tahun baru bermula. Biasanya, pada saat-saat seperti ini aku akan menghentikan laju lariku sejenak, menoleh ke belakang, menertawakan keputusan-keputusan gegabah yang kuambil, menyesali beberapa hal, lalu berpaling tak peduli. Tapi tahun ini sedikit berbeda. Aku tak lagi bisa membaca diriku, tidak juga dapat menebak arah berpikirku, karena semuanya serba tak menentu. Tidak pernah ada yang tahu masa depan kecuali...
Happy Birthday, You...
12:00 AM / BY Haybey
Ada lautan dalam namanya, dan seluas itu jualah rasa sayang dalam dirinya.Mencintai rumahku dan menjaga lenteraku tetap menyala.Berada di sisiku, bertumbuh bersamaku, memahami dan berkompromi dengan langkah kakiku.Ada semesta dalam hatinya.Berpusat padaku.Berotasi mengelilingiku.Berpendar di dekatku, berbinar-binar seolah cahaya hanya berpijar dariku.Ada mata angin dalam dirinya.Segala penjuru menuju ke arahku.Berbagi separuh hidupnya denganku.Selamat ulang tahun, Mas Chaca…Hari ini dan seterusnya, semoga Allah mengabulkan seluruh...
Aku tidak pernah membayangkan akan menutup tahun terakhir berkepala dua dengan begitu meriah. Perasaanku penuh, membuncah ke segala arah. Aku ingin merangkum perjalananku lewat kata-kata tapi tiba-tiba aku kesulitan menyusun cerita. Padahal sejak dulu, menulis bagiku bagaikan meramu. Di kanal ini, lima ratus sembilas belas tulisan kuramu selama tiga belas tahun. Meskipun pada akhirnya, hanya seratus lima puluh enam yang kusajikan. Banyak hal...
Jemariku bergetar. Tulisanku akan meledak-ledak seperti isi kepalaku yang pecah membuncah. Duniaku berputar lebih cepat dalam 24 jam terakhir dan aku tidak bisa benar-benar mencerna apa yang terjadi. Que sera, sera. Begitulah cara pandangku terhadap segala hal. Yasudah. Pikirku pada akhirnya yang bisa kuubah hanyalah masa depan. Sometimes life leads you in unexpected directions, and you have no choice but to keep moving...
Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya tetapi sejak dulu aku sudah tahu bahwa cepat atau lambat aku akan berakhir di Jakarta. Berakhir dalam artian bermuara. Dan jika nanti mengudara menjadi air hujan lalu mengalir pada sungai-sungai entah di mana, itu akan menjadi lain cerita. Tapi saat ini, tiba-tiba, aku sudah berada di Jakarta.Aku juga tidak tahu kapan bermula, tapi sepanjang yang aku ingat, kekuatan...